Paket Minat Khusus
Paket Tour Budaya Traditional
Masyarakat Minangkabau
Alam Minangkabau adalah alam yang sangat unik, karena terkenal dengan Keindahan alam, kekayaan alam serta keramah tamahan masyarakatnya. Masyarakat Minangkabau adalah masyarat yang hidup secara bersama – sama dan bekerjasama dengan gotong royong, dalam melakukan suatu kegiatan. Masyarakat Minangkabau beragama mayoritas Islam, tapi sangat bertoleransi dalam agama lainnya, dalam menjalankan Ibadah masing – masing.
Didunia mungkin hanya satu terjadi dan itu hanya ada dialam Minangkabau yaitu untuk garis keturanan atau untuk mewarikan tahta dan juga harta warisan melalui keturunan perempuan yang juga terkanal dengan nama Matiriakat. Sedangkan daerah lain yaitu Patiakat. Mari bersama – sama untuk menikmati dan mejalankan kehidupan bersama dengan masyarakat Minangkabau dalam budaya dan toleransi.
H. 01. AIRPORT – BUKITTINGGI/ PADANG/ PARIAMAN/ BATUSANGKAR ( L.D )
Sesampai di Bandara International Minangkabau dijemput oleh Guide untuk perjalanan langsung ke Lokasi masyarat setempat yang masih mempunyai keaslian kebudayaan, Pengenalan dengan masyarakat setempat, dan bagaimana seorang tamu yang datang diberikan kehormatan dengan penyambutan tarian Pasambahan - makan siang & malam dirumah Penduduk yang sudah kita tentukan – malam harinya mulai melakukan kegiatan pengenalan dengan kebudayaan setempat yaitu bagaimana tata cara, makan dan pergaulan masyarat di Minangkabau.
H. 02. Mengikuti Aktifitas sehari – hari masyarat setempat ( B,L.D )
Mulai pagi hari sudah harus mulai mengikuti kegiatan rutin harian masyarat setempat seperti persiapan memasak untuk keberangkatan ke Ladang atau kesawah, sarapan pagi – keberangkatan ke sawah/ ladang, bagaimana cara bercocok tanam dan menanam padi disawah dengan menggunakan tanaga manusia dan juga menggunakan kerbau untuk membajak sawah, makan siang di lokasi ladang/ sawah, sampai sore hari kembali ke rumah dan makan malam, setelah makan malam mulai untuk kembali mempelajari kebudayaan seperti bagaimana dengan SIlat Traditional ( Ilmu bela diri yang dimiliki oleh Masyarakat Indonesia Umumnya )/ Tatah Petitih kembali ke rumah dan Istirahat.
H. 03. Mengikuti Kegiatan Buru Babi ( B.L.D )
Mulai pagi hari sudah harus mulai mengikuti kegiatan rutin harian masyarat setempat seperti persiapan memasak untuk keberangkatan ke Ladang atau kesawah, pada hari tertentu dan biasanya dilakukan pada hari minggu akan diadakan kegiatan Buru Babi, buru babi dilakukan untuk mengurangi populasi babi liar (Babi Hutan ), karena babi merupakan dalam jumlah yang besar adalah salah satu hama tanaman yang akan merusak sawah, dan ladang masyarat setempat, biasanya buru babi ini dilakukan dengan jumlah orang yang sangat banyak diatas 10 s/d 100 orang. Kembali ke rumah, makan siang dan malam dilakukan ditempat atau lokasi.
H. 04. Mengikuti kegiatan Menangkap Ikan dengan Pukek ( Pukat ) ( B.L.D )
Mulai pagi hari sudah harus mulai mengikuti kegiatan rutin harian masyarat setempat seperti persiapan memasak untuk keberangkatan ke laut, sarapan pagi – keberangkatan ke laut untuk menangkap Ikan dengan menggunakan Pukek ( Pukat ), kegiatan Pukat ikan ini dilakukan hanya di Pinggir Pantai dengan menebar Pukat tersebut dan setelah selai akan di tarik beramai – ramai oleh kelompok nelayan tersebut lebih kurang antaran 10 s/d 15 orang, dan bagaimana proses penjualan sampai cara pembagian keuntungan, kembali ke rumah makan siang dan malam – malam hari akan melakukan kegiatan untuk mempelajari tata cara masyarakat setempat melakukan pantun atau bertatah petitih untuk melakukan suatu kegiatan atau acara ( Tatah petitih adalah bagaimana ketua adat atau orang yang dituakan berbicara dengan melantunkan Pantun atau syair yang mempuyai makna yang sangat dalam )
H. 05. Mengikuti kegiatan berbelanja di pasar tradisional ( B.L.D )
Pagi hari setelah sarapan pagi melakukan keberangkatan ke pasar traditional dan bagaimana cara masyarakat melukan transaksi dan cara tawar menawar suatu barang – baik pulang atau keberangkatan dari tempat yang sudah ditentukan kita menggunakan kendaraan traditional yaitu Bendi ( Delman ), makan siang dan malam dilakukan di rumah setempat. Malam harinya kembali mempelari Silat Tradisional/ Tatah Petitih.
H. 06. Free program ( B.L.D )
Pagi hari setelah sarapan pagi free program – kalau pada hari tersebut adanya salah satu masyarat yang melakukan kegiatan acara perkawinan, kita akan bisa menyaksikan dan ikut serta dalam proses perkawinan tersebut, makan siang dan malam. Malam harinya kita akan kembali bejar Silat dan Tatah petitih.
H. 07. Acara perpisahan dan juga sambutan dengan tatah petitih ( B.L.D )
Pagi hari setelah sarapan pagi persiapan untuk acara malam harinya – karena pada malam hari ini akan diadakan acara perpisahan tamu yang selama ini tinggal didalam masyarat setempat malam harinya ini akan diadakan bermacam – macam pertunjukan kesenian daerah setempat dan juga Tatah Petitih tadi dan diharapkan tamupun sudah bisa melakukan tatah petitih ini. Acara bebas
H. 08. Free program – Trasfer out ( B . L )
Pagi hari setelah sarapan pagi free program sampai waktu transfer out